Visit Batang "an Old District Land Javanese Culture"

Anda diperbolehkan mengutip atau mengambil informasi dari blog ini dengan tetap mencantumkan alamat kami http://batanggallery.or.id

Kamis, 25 Juli 2013

Jalanan Deles - Pranten

Melalui desa Deles tim ekspedisi melanjutkan perjalanan ke desa Pranten untuk mendokumentasikan watu gamelan yang menurut informasi warga telah terkubur oleh proyek pembangunan jalan cor menuju Pranten. Akan tetapi hujan menjadikan tim untuk berbalik arah kembali ke Deles. Tim hanya dapat mendokumentasikan beberapa pemandangan dan benda - benda sekitarnya.


Sidomulyo, Deles











Tikus Hutan yang unik. Berperawakan tikus, berbulu mirip hamster, dan berjalan berloncat-loncatan



Rabu, 24 Juli 2013

Sosialisasi Cagar Budaya di Sibebek

Sibebek merupakan salah satu tempat singgah tim ekspedisi untuk melakukan penelusuran, sosialisasi dan menginap di desa ini. Desa Sibebek terkenal dengan situs yang bernama Candi Klenteng. Selain itu terdapat sawah yang bernama Sawah Reco. Reco berarti patung, dahulu banyak ditemukan arca di sawah ini.

Penemuan arca di desa Sibebek kebanyakan ditemukan oleh masyarakat yang tidak mengerti cagar budaya. Banyak benda cagar budaya yang dipindahkan, digunakan, bahkan dijualbelikan oleh masyarakat karena kurangnya informasi cagar budaya di desa ini.

Mengingat masih banyak ditemukannya benda cagar budaya di desa ini, perangkat desa dan pemerhati budaya di desa ini mengharapkan adanya himbauan dari pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap cagar budaya daerahnya.

Tim ekspedisi datang di waktu yang tepat. Misi Ekspedisi Budaya Desa Perbatasan rupanya disambut antusias oleh perangkat desa dan masyarakat. Ini merupakan sosialisasi yang sangat sukses mengingat Gallery Photo Kabupaten Batang berharap kepada masyarakat turut serta melestarikan cagar budaya. Begitu juga desa ingin mengetahui cagar budaya dan melestarikannya.

Desa Sibebek sangat berharap ada tindaklanjut dari pemerintah mengenai cagar budaya di daerahnya. Dan diadakan penelusuran dan penelitian kembali sehingga dapat mendapatkan informasi yang lebih banyak mengingat penemuan yang ada adalah merupakan kemuncak candi yang dimungkinkan masih ada bangunan candi yang terbenam dalam tanah.

Tim ekspedisi menyampaikan informasi cagar budaya

Antusias Warga

Balai Desa tempat sosialisasi


Penemuan Baru di Situs Sibebek

Sibebek masuk dalam wilayah administratif kecamatan Bawang. Desa Sibebek adalah desa yang memiliki banyak benda cagar budaya. Ada beberapa lokasi di desa Sibebek yang menjadi tempat penemuan, salah satunya adalah kawasan Candi Klenteng dan Sawah Reco. 

Di Candi Klenteng terdapat Nandi, Yoni, dan Kemuncak jumlahnya dua buah. Belum lama ini juga ditemukan Kemuncak yang bentuknya menyerupai benteng pada permainan catur.

Selain di Candi Klenteng tempat yang banyak ditemukan arca adalah di Sawah Reco. Reco (Bahasa Jawa) berarti patung. Dahulu banyak patung yang ditemukan di sawah ini. Beberapa patung yang ditemukan telah hilang oleh tangan-tangan manusia yang tak bertanggungjawab.

Saat tim ekepedisi mengunjungi desa Sibebek, perangkat desa menyambutnya dengan penuh antusias. Mereka mengantarkan tim ekspedisi ke beberapa tempat yang ditemukan cagar budaya dan dugaan cagar budaya.

Ditemukan beberapa cagar budaya yang ada di Sawah Reco dan rumah penduduk. Di sawah Reco ditemukan yoni dalam bentuk lain. Tim ekspedisi pernah menjumpai bentuk yang sejenis saat mengunjungi desa Pejaten kecamatan Tersono. Di rumah penduduk ditemukan Arca Nandi dan Umpak Merah.

Pemahaman masyarakat terhadap cagar budaya sangat rendah bahkan ada yang tidak tahu sama sekali cagar budaya. Hingga penemuan cagar budaya malahan digunakan tidak semestinya. Nandi digunakan sebagai pondasi emperan rumah dan umpak digunakan sebagai tempat mencuci di sebuah kamar mandi warga.

Sesuai dengan tujuan dari Ekspedisi Budaya Desa Perbatasan dan sebagai desa penginapan untuk melakukan sosialisasi cagar budaya maka di desa Sibebek ini tim ekspedisi mengadakan sosialisasi cagar budaya dan pemutaran film tentang budaya.

Penemuan Arca Nandi yang menjadi pondasi rumah warga

Pengukuran posisi Arca Nandi menggunakan GPS.

Kondisi Arca Nandi, kepalanya telah hilang. 

Yoni di Sawah Reco berbentuk batu bulat serupa dengan yoni yang berada di Pejaten.

Yoni dari samping.

Diskusi bersama warga penggarap sawah sekitar Sawah Reco

Umpak Merah di kamar mandi warga.

Umpak Merah

Candi Klenteng : Nandi, Yoni, 2 buah Bantalan Kemuncak (samping kanan), dan 2 buah Kemuncak berbentuk benteng catur yang belum lama ditemukan (depan).

Candi Klenteng.

Ide, pesan, kiritik dan saran Anda sangat berarti untuk pengembangan Batang Gallery.